Tubuh dan Jiwa

Sang Wairocana berkata kepada kedua muridnya, Kunjarakarna dan Purnawijaya:
“Yang disebut hidup sejati tak lain
adalah leburnya tubuh jasmani dengan batinnya.
Ibarat bejana dan isinya.
Bejana bila tiada isi,
tak ada artinya disebut bejana,
sia-sia tanpa guna.
Begitu pun isi tanpa bejana,
sungguh hal yang mustahil.
Demi hidup yang baik,
tentulah dibutuhkan bejana dan isi yang baik pula.
Karenanya,
tubuh janganlah disepelekan,
(hendaknya DIRAWAT baik-baik).
Dan JANGANLAH pernah mengira,
bahwa [...]

Share

Kupu-kupu

Kupu-kupu tak pernah tahu warna sayapnya, tetapi orang-orang tahu betapa indahnya dia.
Seperti halnya dirimu, engkau tak tahu betapa indahnya dirimu, tetapi Allah paling mengerti betapa istimewanya engkau di mataNya.
Ketika engkau taat padaNya, ikhlas dengan semua yang kaualami, tetap tersenyum di masa sulit, tegar dalam ujian, dan tetap teguh dalam iman, maka engkau adalah orang yang [...]

Share