Press "Enter" to skip to content

Cerita Moral : Gadis Yang Berdiri di Atap

Wanita sedang berdiri di atap sebuah gedung tinggi. Setelah menemukan bahwa suaminya berselingkuh, dia ingin mengakhiri hidupnya. Setelah sedikit keraguan, dia melangkah lebih jauh. Wanita itu jatuh ke dasar gedung dengan cepat. Sebelum kematian menjemput, ketakutan merasuki jiwanya. Tiba-tiba dia berasakan seperti dia berada di genggaman orang lain. Dia membuka matanya dan melihat malaikat, yang sedang memegang tubuhnya.
– Kenapa kau tidak membiarkanku jatuh? dia bertanya dengan marah
– Aku akan membiarkanmu jatuh jika kau mati, tapi sebelumnya kau harus tahu, bahwa tidak akan ada memori yang kau tinggalkan di dunia ini, tidak ada sama sekali.
-Bagaimnaa mungkin? tanga wanita itu dengan terkejut
-Kau tidak memiliki anak-anak, yang akan mengingat siapa dirimu, ibumu sudah tua dan dia akan mati sebentari lagi. Dan yang lainnya.. mereka akan melukapaknmu segera.
-Dan suamiku? Dia akan menyalahkan dirinya sendiri untuk kematianku. Jika dia merasa bersalah, dia akan mengingatku.
-Itu tidak akan terjadi, dia tidak mencintaimu, dia bahagia dengan wanita lain. Dan dia tidak akan menyalahkan dirinya sendiri, suatu hari dia akan melupakanmu.
-Baiklah, Aku percaya kau, Tetapi aku memiliki benda, foto-fotoku
-Rumahmu akan terbakar setelah satu tahun, dan semua milikmu akan menjadi abu.
-Tetapi teman-temanku mempunyai foto-fotoku
-Kau tidak memiliki teman, – Malaikat berkata lirih
-Tetapi… aku ada dia foto-foto almameterku

Tiba-tiba, Malaikat itu mulai meregangkan tanganya,
-Kau membiarkanku pergi karena aku membuktikkan bahwa akan ada memori yang tertinggal jika aku mati?- wanita itu bertanya dengan sombong
-Tidak, kau hanya membuang waktuku, kau meyakinkanku bahwak aku akan membiarkanmu amti, yang lainnya bertahan mati-matian supaya hidup walaupun kesempatan mereka sangat kecil. Aku tidak ingin mengahabiskan momen-momen itu denganmu, karena aku dapat membantu orang lain saat ini. Aku ingin memberikan kesempatan orang-orang hidup, bukan untuk mati.

 

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *